post

Daftar Pelatih Terbaik Sepakbola 2018 – 2019 Terbaru

Daftar Pelatih Terbaik Sepakbola – Pelatih memiliki peran penting perihal sukses atau tidaknya sebuah tim. Demi keberhasilan tim yang diasuh, seorang pelatih rela tidak tidur. Hal itu dilakukannya untuk menganalisis permainan sang calon lawan, plus memperbaiki permainan tim.

Sekarang dari ribuan pelatih di muka bumi ini, siapa yang bisa dibilang juru taktik terbaik? Setidaknya ada lima pelatih yang layak mendapatkan status terbaik. Siapa saja?

Berikut Daftar Pelatih Terbaik Sepakbola

  • Jurgen Klopp

Urusan trofi, Klopp memang bukanlah yang terbaik setidaknya sejak 2015. Bagaimana tidak, dalam kurun 2015 hingga kini, Klopp tak kunjung memberikan trofi bagi tim asuhannya, Liverpool. Namun, lewat permainan gegenpressing yang ditunjukkan pelatih asal Jerman itu, The Reds –julukan Liverpool– kembali muncul sebagai salah satu klub papan atas Eropa.

Terbukti musim lalu, Klopp membawa Liverpool lolos ke final Liga Champions 2017-2018. Sementara di musim ini, Klopp masih berpeluang mengantarkan Liverpool menjadi yang terbaik di Liga Inggris dan Liga Champions.

Andai Liverpool keluar sebagai kampiun Liga Inggris musim ini, jelas pencapaian yang luar biasa. Sebab, terakhir kali Liverpool menjadi yang terbaik di Tanah Inggris pada 1989-1990.

  • Zinedine Zidane

Zidane baru saja ditunjuk sebagai pelatih anyar Real Madrid sekira dua pekan lalu. Di laga debutnya, Zizou –sapaan akrab Zidane– pun mengantarkan Madrid menang 2-0 atas Celta Vigo. Sebelum melakukan comeback, pelatih asal Prancis itu terhitung sukses bersama Madrid dalam 2,5 tahun kepelatihan (2016-2018).

Dalam kurun waktu tersebut, Zidane total memberikan sembilan trofi bagi publik Santiago Bernabeu. Bahkan dari sembilan trofi itu, tiga di antaranya adalah gelar Liga Champions yang diraih secara beruntun. Selain kaya akan taktik, pelatih asal Prancis itu dikenal piawai memotivasi anak asuhnya.

  • Massimiliano Allegri

Jangan ragukan kapasitas melatih Allegri. Pelatih 51 tahun itu sukses besar dalam empat musim awal menangani Juventus. Dalam periode tersebut, eks pelatih AC Milan itu selalu menghadirkan trofi Liga Italia dan Coppa Italia bagi publik Stadion Allianz.

Bahkan musim ini, Allegri berpeluang memberikan trofi Liga Champions bagi Juventus, gelar yang terakhir kali mereka menangi pada 1995-1996. Andai mampu mengantarkan Juventus menjadi jawara Liga Champions, Allegri dapat meninggalkan Stadion Allianz dengan tenang. Sekadar informasi, 2018-2019 disebut-sebut sebagai musim terakhir Allegri bersama Juventus.

  • Diego Simeone

Simeone benar-benar membangun prestasi Atletico dari bawah. Cholo –sapaan akrab Simeone– total telah menghadirkan masing-masing satu trofi Liga Spanyol, Copa del Rey dan Piala Super Spanyol bagi Atletico. Pelatih asal Argentina itu juga dua kali mengantarkan Atletico menjadi yang terbaik di Liga Eropa dan Piala Super Eropa.

Pendekatan sepakbola pragmatis jadi modal utama Simeone meraih serangkaian prestasi di atas. Selain itu, Simeone juga piawai memotivasi anak-anak asuhnya. Hal itu terlihat dari mobilitas yang ditunjukkan Diego Godin dan kawan-kawan di sepanjang pertandingan.

  • Josep Guardiola

Jika ukurannya jumlah trofi dalam 10 tahun terakhir, Josep Guardiola jadi yang paling sukses ketimbang empat nama pelatih yang sudah disebutkan di atas. Menangani tiga klub berbeda yakni Barcelona, Bayern Munich dan Manchester City, Guardiola total meraih 24 trofi.

Musim ini, Guardiola pun berpotensi menghadirkan prestasi luar biasa bagi Man City, yakni memenangi empat trofi (quadruple) dalam satu musim. Setelah memenangi trofi Piala Liga Inggris, Man City masih eksis di Liga Inggris (posisi dua), Piala FA (lolos ke semifinal) dan Liga Champions (lolos ke perempatfinal).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *