post

Penyebab Vagina Berdarah Saat Berhubungan Badan

Penyebab Vagina Berdarah – Hallo kami layanan konsultasi dokter online yang akan memberikan jasa pelayanan pertanyaan secara online maupun pesan tentang penyakit atau masalahan kesehatan.

Sebelumnya kami menerima salah satu pesan pertanyaan di forum kami, di mana berhubungan pengalaman yang di alami. Berikut pertanyaan dari seorang konsultasi.

Pertanyaan Pasien Tentang Penyebab Vagina Berdarah

Saya pernah melakukan ‘hubungan’ 2 hari sebelum tanggal menstruasi saya. Setelah berhubungan, saat saya mengelap area V saya, terdapat darah dan bercampur dengan cairan V. tidak terlalu banyak tetapi cukup untuk dibuktikan bahwa itu darah.

Yang mau saya tanyakan, apakah hal itu pertanda bahwa saya terkena IMS/hal buruk lainnya? Lalu apa yg harus saya lakukan?

Terima kasih.

Jawaban Dokter Tentang Penyebab Vagina Berdarah

Ada beberapa penyebab kenapa bisa terjadi pengeluaran darah dari vagina setelah melakukan hubungan seksual. Hal ini bisa terjadi karena hal yang normal atau bisa karena penyakit tertentu. Sayangnya dalam forum ini anda tidak menjelaskan secara detail mengenai usia anda, apakah baru pertama kali berhubungan seks atau tidak, adakah gejala lain yang menyertai serta keterangan tambahan lainnya. Secara umum ada beberapa penyebab keluar darah pasca hubungan seks yaitu antara lain:

  • Robeknya himen atau selaput dara pada saat berhubungan seks untuk yang pertama kalinya.
  • Luka lecet di vagina akibat gesekan di mukosa vagina misalnya akibat kurangnya lubrikasi atau pelumasan
  • Infeksi pada vagina ataupun juga pada leher rahim (serviks)
  • Kanker serviks juga bisa menjadi salah satu penyebab mudahnya timbul perdarahan pasca berhubungan seks.
  • Adanya luka pada serviks
  • Adanya polip
  • Penyebab lainnya

Untuk memastikan penyebab keluhan anda ada baiknya dilakukan pemeriksaan secara langsung oleh dokter terutama dokter spesialis obstetri dan ginekologi. Perlu dilakukan pemeriksaan secara fisik dan ataupun pemeriksaan penunjang guna memastikan penyebab keluhan anda. Penatalaksaan yang diberikan tergantung dari penyebab keluhan anda. Oleh karena itu silakan kunjungi dokter di daerah anda.

Sekian jawaban dari saya, semoga dapat membantu infomasi bagi semua orang sehingga ketika mengalami hal yang sama sudah mengetehui gen dan cara pencegahannya. terima kasih,

post

Daftar Pelatih Terbaik Sepakbola 2018 – 2019 Terbaru

Daftar Pelatih Terbaik Sepakbola – Pelatih memiliki peran penting perihal sukses atau tidaknya sebuah tim. Demi keberhasilan tim yang diasuh, seorang pelatih rela tidak tidur. Hal itu dilakukannya untuk menganalisis permainan sang calon lawan, plus memperbaiki permainan tim.

Sekarang dari ribuan pelatih di muka bumi ini, siapa yang bisa dibilang juru taktik terbaik? Setidaknya ada lima pelatih yang layak mendapatkan status terbaik. Siapa saja?

Berikut Daftar Pelatih Terbaik Sepakbola

  • Jurgen Klopp

Urusan trofi, Klopp memang bukanlah yang terbaik setidaknya sejak 2015. Bagaimana tidak, dalam kurun 2015 hingga kini, Klopp tak kunjung memberikan trofi bagi tim asuhannya, Liverpool. Namun, lewat permainan gegenpressing yang ditunjukkan pelatih asal Jerman itu, The Reds –julukan Liverpool– kembali muncul sebagai salah satu klub papan atas Eropa.

Terbukti musim lalu, Klopp membawa Liverpool lolos ke final Liga Champions 2017-2018. Sementara di musim ini, Klopp masih berpeluang mengantarkan Liverpool menjadi yang terbaik di Liga Inggris dan Liga Champions.

Andai Liverpool keluar sebagai kampiun Liga Inggris musim ini, jelas pencapaian yang luar biasa. Sebab, terakhir kali Liverpool menjadi yang terbaik di Tanah Inggris pada 1989-1990.

  • Zinedine Zidane

Zidane baru saja ditunjuk sebagai pelatih anyar Real Madrid sekira dua pekan lalu. Di laga debutnya, Zizou –sapaan akrab Zidane– pun mengantarkan Madrid menang 2-0 atas Celta Vigo. Sebelum melakukan comeback, pelatih asal Prancis itu terhitung sukses bersama Madrid dalam 2,5 tahun kepelatihan (2016-2018).

Dalam kurun waktu tersebut, Zidane total memberikan sembilan trofi bagi publik Santiago Bernabeu. Bahkan dari sembilan trofi itu, tiga di antaranya adalah gelar Liga Champions yang diraih secara beruntun. Selain kaya akan taktik, pelatih asal Prancis itu dikenal piawai memotivasi anak asuhnya.

  • Massimiliano Allegri

Jangan ragukan kapasitas melatih Allegri. Pelatih 51 tahun itu sukses besar dalam empat musim awal menangani Juventus. Dalam periode tersebut, eks pelatih AC Milan itu selalu menghadirkan trofi Liga Italia dan Coppa Italia bagi publik Stadion Allianz.

Bahkan musim ini, Allegri berpeluang memberikan trofi Liga Champions bagi Juventus, gelar yang terakhir kali mereka menangi pada 1995-1996. Andai mampu mengantarkan Juventus menjadi jawara Liga Champions, Allegri dapat meninggalkan Stadion Allianz dengan tenang. Sekadar informasi, 2018-2019 disebut-sebut sebagai musim terakhir Allegri bersama Juventus.

  • Diego Simeone

Simeone benar-benar membangun prestasi Atletico dari bawah. Cholo –sapaan akrab Simeone– total telah menghadirkan masing-masing satu trofi Liga Spanyol, Copa del Rey dan Piala Super Spanyol bagi Atletico. Pelatih asal Argentina itu juga dua kali mengantarkan Atletico menjadi yang terbaik di Liga Eropa dan Piala Super Eropa.

Pendekatan sepakbola pragmatis jadi modal utama Simeone meraih serangkaian prestasi di atas. Selain itu, Simeone juga piawai memotivasi anak-anak asuhnya. Hal itu terlihat dari mobilitas yang ditunjukkan Diego Godin dan kawan-kawan di sepanjang pertandingan.

  • Josep Guardiola

Jika ukurannya jumlah trofi dalam 10 tahun terakhir, Josep Guardiola jadi yang paling sukses ketimbang empat nama pelatih yang sudah disebutkan di atas. Menangani tiga klub berbeda yakni Barcelona, Bayern Munich dan Manchester City, Guardiola total meraih 24 trofi.

Musim ini, Guardiola pun berpotensi menghadirkan prestasi luar biasa bagi Man City, yakni memenangi empat trofi (quadruple) dalam satu musim. Setelah memenangi trofi Piala Liga Inggris, Man City masih eksis di Liga Inggris (posisi dua), Piala FA (lolos ke semifinal) dan Liga Champions (lolos ke perempatfinal).